Latest Updates

Pengelompokan unsur cara dobereiner

Pada tahun 1807, ilmuan Jerman, Johann wolfgang Dobereiner, membuat pengelompokan unsur kimia. Cara Dobereiner mengelompokkan unsur-unsur berbeda dengan cara Lavoisier. Dobereiner mengelompokan setiap unsur kimia yang sifatnya mirip menjadi satu kelompok (triad) berdasarkan kenaikan berat atomnya. Pengelompokan unsur-unsur kimia menurut Dobereiner dikenal dengan nama Hukum Triad Dobereiner.



Beberapa triad unsur-unsur kimia
  • Triad 1 (Logam Alkali)
    - Litium (7)
    - Natrium (23)
    - Kalium (39)
  • Triad 2 (logam Alkali Tanah)
    - Kalsium (40,08)
    - Stronsium (87,62)
    - Barium (137,34)
  • Triad 3 (halogen)
    - Klorin (35,45)
    - Bromin (79,91)
    - Iodin (126,90)
  • Triad 4 (Golongan VIA)
    - Sulfur (32,06)
    - Selenium (78,96)
    - Telurium (127,60)
Akan tetapi, kelemahan hukum triad adalah sejak ditemukannya unsur-unsur baru. Banyak unsur yang mempunyai sifat mirip, tetapi jumlahnya lebih dari 3. Meskipun demikian, usaha DObereiner patut dihargai karena ia memelopori penyusunan tabel periodik berdasarkan berat.

Sumber : http://www.ganyahoo.com/2013/09/pengelompokan-unsur-cara.html

0 Response to "Pengelompokan unsur cara dobereiner"

Post a Comment

Berkomentar dengan baik dan benar (tidak disingkat).
Kritik dan saran juga boleh, asal sifatnya membangun!!